Advertisements

Foto Bayi Korea Lucu dan Topi Wanita

Foto Bayi Korea Lucu

foto bayi korea lucu Pastikan tangan Anda bersih ketika mencucinya untuk mencegah kotoran di tangan Anda berpindah pada topi
Topi tidak perlu disetrika

Demikianlah penjelasan lengkap mengenai serba-serbi merawat serta memilih topi pria.

Topi Wanita

Beberapa jenis topi kupluk anak dan turban bandana bayi lainnya antara lain Cara Mencuci Topi Militer / Nahkoda
cara mencuci topi militer
Topi Militer
Topi militer seperti topi jendral adalah topi yg memiliki tulang didalamnya. Topi jenis ini biasanya terbuat dari 00% Cotton, beludru, atau wool yg artinya bisa dicuci dengan air bisa tidak. Namun karena topi ini umumnya memiliki beberapa aksesoris misalnya bintang atau logo yg terbuat dari besi atau kuningan maka mencuci topi ini tidak bisa sembarangan. Cucilah topi jenis militer ini dengan cara dry clean, steamer jangan terlalu panas karena plastik tulang mudah mengkerut dan untuk lingkarang topi bagian dalam yg kotor bisa memakai sikat gigi + sedikit deterjen cair. Gosok/brush bagian dalam tersebut secara perlahan untuk menghilangkan bekas keringat dan daki. Seka dengan sponge/kain lap lembab pada bagian yg sudah dibersihkan. Biarkan mengering lalu dry clean. Untuk aksesoris misal tali, kalau bisa dilepas, dicuci dengan sabun dan air hangat. Untuk logo/bintang/aksesoris besi jangan terkena uap steamer. Cukup di lap saja karena terbuat dari kuningan atau plastic yg di chrome kuningan yg mudah rusak. (pemakaian braso atau sejenis jg tidak dianjurkan). . Cara Mencuci Topi Beludru / Velvet Hat
cara mencuci topi beludru
Topi Beludru
Topi beludru sering dijumpai di Indonesia. Contoh umumnya adalah kopiah, topi pesulap atau topi jokey kuda. Untuk membersihkan topi beludru adalah dengan membersihkannya menggunakan brush + teknik dry cleaning untuk bagian dalamnya. Sebagian topi beludru memang dapat dicuci dengan air namun berpotensi untuk membuat bulunya keluar dan rontok. Untuk bagian luar di brush lembut saja. Cara Mencuci Topi Wool / Rajutan
cara mencuci topi rajut wool
Topi Rajut
Topi rajutan adalah topi yg dirajut dengan benang wol misalnya kupluk, topi musim dingin (topi jamaica/topi begadang). Karena terbuat dari wol jangan menggunakan air untuk membersihkannya tetapi dengan teknik dry clean saja. Hal ini dimaksudkan karena bila wool terkena air maka konstruksi akan rusak dan membuat topi ini membesar ukurannya karena pada saat menyerap air serat kain akan mengembang dan tidak kembali setelah kering. Spotting pada topi berbahan wool juga harus memakai spotter dryclean.
. Cara Mencuci Topi Berbulu / Fur
cara mencuci topi bulu
Topi Bulu
Jenis topi model ini seperti model topi tentara inggris di film Mr. Bean atau topi-topi wanita. Topi dari beludru bulunya mudah sekali rontok. Untuk membersihkan topi seperti ini bisa memakai teknik cara mencuci boneka. Anda dapat menggunakan baking soda untuk mencucinya bila bulunya panjang dan jangan menggunakan air apalagi deterjen karena kalau nanti kering bulunya menjadi acak-acakan dan berantakan serta menggumpal dan tidak bisa di rapikan. Dry clean juga boleh digunakan apabila uapnya tidak akan menyebabkan bulu-bulu menggumpal, coba dryclean bagian sisi dalamnya dulu, kalau bulunya menggumpal stop dry clean dan pakai teknik baking soda. Cara Mencuci Topi Anyaman
cara mencuci topi anyaman
Topi Anyaman
Topi model lebar biasanya terbuat dari anyaman yg sering kita lihat dipakai oleh wanita. Membersihkan topi model ini harus dengan hati karena konstruksi topi mudah sekali rusak. Jangan mencucinya dengan air karena bagian yg terkena air akan menjadi lembek. Cara mencucinya adalah dengan cara menggunakan brush besar yg lembut atau bisa dengan kuas cat yg besar. Brush seluruh bagian topi dengan untuk mengangkat debu. Pada bagian tertentu yg bernoda, pakai spotter dry clean dan gosok dengan sponge lembut. (Sponge bisa gunakan sponge cuci piring).Baby bather mudahkan aktivitas ibu

Kehadiran baby bather tentu sangat meringankan bunda yang baru saja melahirkan Ketika bayi berada di dalamnya ia bisa tidur lebih lama, sementara Anda bisa mengerjakan aktivitas lain.

Car seat, stroller dan baby bather adalah peralatan bayi yang dirancang untuk keamanan dan kenyamanan bayi serta Anda. Meski demikian, keselamatan bayi akan terancam jika Anda ceroboh saat menggunakan peralatan tersebut.

Berikut tips aman menggunakan baby bather :

.Pastikan tali pengaman terkunci dengan sempurna

Jangan pernah meninggalkan bayi dalam baby bather atau car seat dengan tali pengaman yang tidak terkunci. Atur sedemikian rupa sehingga tali tidak terlalu longgar tetapi juga jangan terlalu ketat mengikat tubuh bayi. . Letakkan bather di permukaan yang datar dan stabil

Baby bather di desain untuk dipergunakan di permukaan yang datar. Hal ini berguna untuk menjaga kestabilan posisi sehingga tidak goyang. Pastikan saat mesin penggetar berfungsi posisi baby bather tidak berubah.

.Waspada dengan gerakan bayi

Bayi yang berada di dalam perangkat ini sangat mungkin bermanuver ke posisi yang membahayakan. Bisa jadi kekuatan bayi akan membuatnya terbalik, terutama baby bather yang tidak memiliki pondasi yang kuat serta tatakan karet yang baik.

Bayi yang sudah bisa berguling sangat berpotensi sering melakukan gerakan ini dan bisa berbahaya bagi keselamatannya. . Atur tombolnya
Jika bayi sudah di tempatkan pada bather bayi usahakan untuk mengatur tombolnya. Dengan mengatur tombolnya akan menyala pada bagian musiknya dan juga mengenai bagian penggeraknya. Usahakan untuk tidak menggeser atau memencet dengan keras agar tidak cepat rusak. Tentu saja hal ini sangat penting dilakukan untuk mendapatkan hasil dengan maksimal dan aman.

Advertisements

Posted on February 25, in Uncategorized. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s